Hasil penelitian menunjukkan, banyak sekali perusahaan yang menghadapi kerumitan supply chain, lantaran bertambah banyaknya ragam produk, semakin banyaknya jumlah pelanggan dan juga semakin luasnya jangkauan yang harus ditempuh saat pengiriman. 

Penyebab yang pertama adalah, pelanggan yang mengharapkan kecepatan dan transparansi dari proses pengiriman, pelayanan yang semakin dituntut beragam dan penyesuaian-penyesuaian yang harus selalu dilakukan. Kemudian, semakin meluasnya cakupan operasional. Belum lagi, kompleksitas yang seringkali dijumpai ketika berurusan dengan mitra pemasok dan semakin pesatnya perkembangan teknologi supply chain. 

Memang ada solusi menghadapi rumitnya alur rantai pasok atau yang kita kenal dengan supply chain.Yang pertama, walau terkesan skeptis tapi ini lumayan manjur; menghindari risiko. Yang ke-2, membangun kerjasama, ke-3: teknologi informasi, ke-4: kerja dengan fleksibilitas tinggi, ke-5: kerjasama dengan pemasok.

1.    Menghindari risiko

Yang satu ini memang terdengar agak sepele tetapi sesungguhnya pantas dilakukan. Menghindari risiko adalah hal pertama yang setidaknya bisa Anda lakukan untuk tidak masuk dalam kerumitan alur pasok. Karena setelah Anda bisa menghindari, Anda bisa lebih fokus pada penyelesaian masalah lainnya yang sifatnya lebih substansial misalnya saja seperti memikirkan strategi dan sebagainya. 

2.    Mempertahankan kerjasama

Hasil penelitian juga menunjukkan kaitan erat antara tingkat kompleksitas supply chain dengan kualitas hubungan kerjasama antar-mitra bisnis yang Anda bangun. Karena pada kenyataannya, hubungan yang terjalin baik dengan mitra-mitra bisnis pendukung alur operasional Anda sehari-hari dapat ‘menyelamatkan’ Anda dari masalah-masalah yang mungkin terjadi di lapangan, bahkan juga mampu membantu Anda meningkatkan kualitas jasa yang Anda tawarkan kepada pelanggan serta dalam melakukan proses-proses inovasi. 

3.    Teknologi Informasi

Mengikuti perkembangan teknologi tentunya mampu mengurangi tingkat kerumitan sistem alur pasok. Dengan memahami perkembangan teknologi informasi saat ini, Anda juga bisa tahu solusi-solusi yang ditawarkan apakah sesuai dan mampu menjawab permasalahan yang Anda hadapi di operasional sehari-hari.

4.    Bekerja fleksibel

Banyak perusahaan yang mengurangi tingkat kerumitan operasional mereka dengan memanfaatkan fleksibilitas kerja. Pendekatan yang biasa digunakan adalah memanfaatkan tenaga kerja yang mampu bekerja multitasking, merotasikan karyawan dari satu departemen ke departemen lain agar keterampilan mengidentifikasi masalah semakin terasah dan memahami seluruh siklus proses operasional yang terjadi sehari-hari. 

5.    Bekerjasama dengan pemasok

Salah satu hasil penelitian memang mengatakan ini adalah cara yang kurang masuk akal tapi nyatanya ampuh. Dalam kasus ini, kita bicara tentang bagaimana efektifnya Anda bisa menyelesaikan masalah jika selama ini Anda telah menjaga hubungan yang baik dengan mitra-mitra bisnis Anda. 

Hubungan yang terjaga dengan mempertahankan integritas, transparansi antara satu sama lain, serta terus memikirkan hubungan jangka panjang tentu bisa menghindarkan atau mengeluarkan Anda dari masalah yang mungkin terjadi di lapangan.

Bagaimana cara Anda mencari solusi dari setiap masalah yang pernah dialami selama menjalankan operasional pengiriman atau alur pasok di perusahaan Anda?? Ceritakan pada kami di kolom komentar.